Pada hari Sabtu, 24 Januari, dua anggota kepolisian menjadi korban tragis dalam sebuah insiden kecelakaan yang melibatkan kendaraan milik TNI di Jalan Cimeta, Kampung Cimeta, Desa Tugumukti. Peristiwa ini mengguncang masyarakat sekitar, terutama di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.
Dua polisi yang tewas di lokasi kejadian adalah Ipda (Anumerta) Hendra Kurniawan dan Aipda (Anumerta) Muhammad Jerry Sonconery, keduanya merupakan anggota Polsek Cisarua. Keluarga dan rekan kerja mereka tentu merasakan duka yang mendalam atas kehilangan ini.
Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, kedua korban sedang dalam perjalanan menggunakan sepeda motor berboncengan saat insiden tersebut terjadi. Mereka berada dalam iring-iringan kendaraan untuk menuju lokasi longsor di Desa Pasirlangu, yang memerlukan penanganan segera.
Rincian Kecelakaan yang Menewaskan Dua Polisi di Bandung Barat
Kecelakaan bermula ketika truk TNI yang berada di depan kendaraan kedua korban mendadak berhenti. Situasi ini menyebabkan kendaraan lain yang berada di belakang tidak dapat mengontrol laju, dan salah satunya diduga mengalami masalah pada sistem remnya.
Menurut saksi mata di lokasi, selepas truk TNI berhenti, sepeda motor yang ditumpangi oleh Ipda Hendra dan Aipda Jerry terhimpit di antara kendaraan tersebut. Kejadian itu terjadi begitu cepat, sehingga tidak ada waktu bagi mereka untuk menghindar.
Kedua anggota polisi tersebut mengalami luka yang sangat parah dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Hal ini jelas menjadi sorotan serius bagi aparat dan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran tentang keselamatan berkendara di jalur yang berisiko tinggi.
Respon Pihak Kepolisian dan Masyarakat Terhadap Kecelakaan
Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, memberikan pernyataan resmi terkait insiden tragis ini. Ia menegaskan bahwa pihaknya turut berduka cita atas kehilangan yang dialami oleh kedua anggota kepolisian tersebut.
Hendra juga menambahkan, “Kami mendoakan agar almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.” Pernyataan tersebut menunjukkan rasa empati yang tinggi terhadap keluarga yang ditinggalkan.
Kesadaran akan pentingnya keselamatan dalam berkendara menjadi lebih mendesak setelah insiden ini. Masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati, terutama di daerah dengan banyak kendaraan militer dan jalur yang berisiko.
Langkah-Langkah Keamanan untuk Mencegah Kecelakaan Serupa di Masa Depan
Setelah kecelakaan ini, ada beragam langkah yang bisa diambil untuk mencegah kejadian serupa di masa depan. Misalnya, perlunya memperbaiki infrastruktur jalan dan mengedukasi pengemudi tentang pentingnya menjaga jarak aman antara kendaraan.
Kegiatan sosialisasi tentang keselamatan berkendara di daerah rawan kecelakaan juga perlu ditingkatkan. Kampanye tersebut bisa melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk instansi pemerintahan dan komunitas lokal.
Selain itu, pihak TNI dan polisi bisa melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur operasional setiap kali melibatkan kendaraan dinas dalam situasi darurat. Ini termasuk pelatihan berkala mengenai penanganan situasi di jalan raya.